Wander Computindo, pengembang sistem website Indonesia. Jasa Pembuatan Website Perusahaan & Personal, Jasa Pembuatan Aplikasi Database Website, Jasa Pembuatan Aplikasi Custom, Jasa Perbaikan Program Aplikasi Website.

Home > Tutorial Codeigniter > Tutorial Codeigniter: Pengenalan Framework Codeigniter

Tutorial Codeigniter: Pengenalan Framework Codeigniter

WanderCom_PHP_Tutorial_Codeigniter

Apa itu codeigniter? Mari berkenalan dengan framework codeigniter

Bahasa pemrograman website PHP memiliki beragam framework yang diciptakan oleh developer hebat di luar sana, seperti pada postingan sebelumnya yang berjudul “Perbedaan Pemrograman PHP Native Dan Framework” bisa kita simpulkan bahwa framework mampu mempermudah kerja programmer dan menghasilkan project lebih cepat dibanding dengan native.

Codeigniter adalah salah satu dari banyak framework yang sering kali digunakan oleh developer senior sampai developer berlevel expert. Alasan utamanya codeigniter mudah digunakan dan dokumentasi mudah dipahami. Mari kita bahas mengenai tutorial codeigniter, untuk membahas tuntas seputar framework PHP satu ini.

Pengenalan Codeigniter

Codeigniter adalah aplikasi sumber terbuka yang berupa kerangka kerja PHP dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan pengembang web untuk membuat aplikasi web dengan cepat mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal (native). CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006. Versi stabil terakhir adalah versi 3.1.11.

Sedangkan Codeigniter 4 masih dalam tahap pengembangan (uji coba). CI 4 adalah generasi penerus dari CI 3 yang konsepnya lebih modern 2. Namun, karena masih minim sekali pengguna dan lebih banyak di versi 3. Dalam tutorial kali ini akan lebih fokus membahas codeigniter 3.

Codeigniter cocok digunakan untuk membuat aplikasi web seperti:

  • Portal Berita
  • Sistem Informasi
  • Web Startup
  • Profile Company
  • eComerce
  • Blog
  • dan sebagainya.

Apa itu konsep MVC ?

Model View Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, user interface, dan bagian yang menjadi kontrol aplikasi.

Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu MVC pattern dalam suatu aplikasi yaitu:

  • View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data kepada user. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
  • Model, biasanya berhubungan langsung dengan database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, tetapi tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
  • Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.

Dengan menggunakan prinsip MVC suatu aplikasi dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan developernya, yaitu programmer yang menangani bagian model dan controller, sedangkan designer yang menangani bagian view, sehingga penggunaan arsitektur MVC dapat meningkatkan maintanability dan organisasi kode.

Walaupun demikian dibutuhkan komunikasi yang baik antara programmer dan designer dalam menangani variabel-variabel yang akan ditampilkan.

Kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Kerangka kerja (framework) PHP lain:

  • Performa sangat cepat: salah satu alasan tidak menggunakan kerangka kerja adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan kerangka kerja yang paling cepat dibanding kerangka kerja yang lain.
  • Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration): tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, tetapi untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu mengubah sedikit saja file pada folder config.
  • Banyak komunitas: dengan banyaknya komunitas CI ini, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
  • Dokumentasi yang sangat lengkap: Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk dijadikan permulaan, bahasanya pun mudah dipahami.

Nah, sampai di sini masih ragu untuk mencoba membangun website dengan Codeigniter?

Selanjutnya > Tutorial Codeigniter: Mulai Installasi Codeigniter

Star Rating:

Beri penilaian bintang untuk ini !

Average rating / 5. Vote count:

Kami senang atas respon anda...

Ikuti kami di sosial media untuk update terbaru!

Maaf atas ketidakpuasan anda!

Biarkan kami memperbaiki kesalahan!

Bagikan ke teman:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share!